Harapan Pria Terhadap Kekasihnya
Bacaan: untuk kalangan wanita.
Ini sebuah fakta, bukan rekayasa atau pengakuan diri semata, berapa waktu laluh. Aku heran dengan setiap perkataan wanita, bahwa seorang wanita ingin dimengerti, ingin disayangi, ingin dipahami, ingin deperhatikan, ingin merasa yaman, dan terlindungi dari kekasihnya. lantas dalam benak ku bertanya, apakah hanya wanita saja yang menginginkan demikian, seorang pria/cowok tidak sama sekali membutuhkan hal tersebut.
Dari sanalah aku mulai ingin tahu apa yang diharapkan seorang pria dari kekasih hatinya, karena aku juga sorang lelaki/pria, aku juga merasa banyak harapan yang dinginkan dari kekasih hati, yang tak perna terungkapkan sama sekali, bukan tak punya nyali untuk menyampaikan hal tersebut, tapi rasanya terlaluh sulit untuk mengatakan apa yang diri kita inginkan dari seorang kekasih, berharap dan berharap, seorang kekasih mengerti akan kemauan seorang pria, tapi itu hanya jadi ilusi bagi banyak kalangan pria/cowok. eeetttttss biar gak salah tanggap, ini hanya penelitian secara persuasif dengan teman-teman pria/cowok, dan ingin memenuhi keingin tahuan diri saya terhadap diri saya sendiri.
didalam suatu hubungan, kebahagian dan kepuasan suatu emosianal diri sangat menjadi peran utama dalam membangun hubungan yang penuh aroma romantisme, dan untuk memperkuat pertahanan hubungan tersebut kita diharukan berpegang tegu kepada setiap keyakinan masing-masing, saling percaya, jadi dinding pelindung agar hubungan tetap utuh, memang sulit untuk mempercayai seseorang, tapi itu adalah kunci utama nya didalam hubungan yang menginginkan hubungannya terus berumur. Namun menurut pria/cowok untuk membahagiakan seorang kekasih/wanita itu terlalu sulit, karena mereka selalu mengatakan “ wanita itu ingin dimengerti”. Tapi selalu kesulitan untuk diri seorang pria/cowok mengatakan apa yang dia inginkan, bahwa pria/ cowok juga menginginkan demikian.
Ya…. Daridapa saya menceloteh yang gak terlalu bermanfaat dari tadi, lebih baik saya langsung saja menguraikan apa sihc yang diinginkan seorang pria dari kekasih hati atau seorang wanita….?
Ini saya ceritakan sedikit pengalaman saya dalam mempertanyakan sedikit pertanyaan kepada teman saya yang sudah menikah, pertanyaannya adalah :
Apa yang membuat kamu tertarik kepada pasangan kamu, sehingga kamu menjadikannya istri bagi dirimu…?
Dan kawan saya pun menjawab dengan singkat, “dia mengerti dan memahami diriku, kapan aku menginginkannya, kapan aku tidak menginginkan sesuatu didekatku, ia tahu, ia sering menasehatiku sebelum kami menikah, ia sering memanjakanku dengan suatu ucapan yang membuat ku semangat, menjadikanku termotivasi dalam menghadapi hidup, dan juga ia bisa membuatkanku membahagiakan dirinya, padahal aku terkadang tidak begitu yakin mampu membahagiakan dirinya disampingku, tapi ia bahagia didekatku. Aku sangat mencintainya, itulah kenapa aku menjadikannya istri bagi diriku.
Laluh saya bertanya lagi “apakah pemberian cincin yang melingkar jari manis mu memberikan kebahagian dalam hidupmu…?
Iya menjawab “Iya” ciincin ini memberikanku kebahagian dalam mengikatku, tapi itu hanya sebagian kecil daripada perhatian dan mengertinya istriku terhadap diriku. Karena cincin ini hanya sebuah symbol yang memberikanku gelar bahwa aku telah sudah menikah, dan aku bahagia bahwa ia yang telah memasangkannya dijari ini.
Itu suatu pernyataan dan jawaban dari seorang teman saya yang sudah menikah, lantas bagaimana dengan yang belum menikah, dan masih menjalani hubungan asmaranya sebagai ikatan kekasih, apa yang diinginkan mereka dari kekasih hati/wanita pujaannya….?
Dari sekian banyak saya ajukan pertanyaan terhadap teman cowok/pria tentang apa yang mereka inginkan dari pasangan/kekasih hati/wanita pujaannya. Yang tidak perna tertinggal dari jawaban mereka adalah ingin diperhatikan, dipedulikan, dihargai, dan dianggap. Nahhhh, dalam tanggapan saya tentang hal ini berarti yang diharapkan banyak wanita dari seorang pria, tidak ada bedanya juga dengan apa yang diinginkan pria dari wanita/ kekasihnya. Hanya saja dokrin seorang wanita lebih banyak masuk kealam fikiran pria, sehingga seorang pria terkadang merasa enggan untuk mengatakan apa yang mereka inginkan.
Khusus untuk para wanita, tanpa terkecuali. Jika telah membaca artikel kecil ini, yang mungkiin tak sama sekali ada harganya dibandingkan dengan buku-buku lain yang telah beredar. Namun yang saya harapkan pada wanita, hargailah kekasih mu, dan buatlah ia merasa semakin bahagia karena mencintaimu. Ia yang telah mencintaimu tidak cukup bahagia dengan cintanya sendiri tanpa ada perhatian, dan kepedulian kamu dalam memanjakannya. Dan tolong digaris bawahi arti manja yang saya maksud, bukan manjaan dengan belaian tanganmu, bukan manjaan dengan kehadiranmu, bukan juga manjaan kecupanmu. Tapi manjakanlah mereka dengan kata-kata dari hatimu, yang bisa mampu membuat ia bergairah dalam menghadapi sulitnya kesulitan mereka, dan mereka hanya butuh itu untuk memotivasi semangatnya dalam berjalan.
Seorang pria/cowok tidak membutuhkan hadia berupa benda, materi ataupun yang bernilai wahhhh dimata mereka yang melihanya. dan perlu diingat ROMANTIS itu terkadang bukan berupa kecupan, pelukan, dekapan, dan bukan juga tebaran bunga yang menghiasi diseruh taman. Mereka (seorang pria) hanya menginginkan hal-hal yang sederhana yang terkadang kaum wanita merasa malu untuk melakukannya, padahal hanya sekedar memberinya perhatian disetiap hari, dan perlakuan yang bersifat menunjang emosional dirinya (motivasi), sudah cukup romantis untuk mereka perolehkan.
Yang saya simpulkan dari berbagai jawaban dari apa yang mereka (pria) utarakan tentang apa yang mereka harapkan dari kekasih/ wanita pujaannya adalah sebentuk perhatian, dihargai, dianggap atau pengakuan, dan juga pujian atas dirinya.
Dan itulah yang dinginkan pria, yang terkadang tak perna sanggup mereka katakan pada pasangannya lantaran takut untuk menyakiti hati kekasihnya, lalu mereka simpan dalam-dalam didalam kesunyiannya (didalam kebisuannya). Untukmu para wanita, bacalah tentang hal ini :
Memberikan Perhatian terhadap pasanganmu
Jangan kira seorang pria/cowok gak suka diperhatikan, dimarah-marahi, atau dicereweti kekasihnya. Meskipun mereka gak mengatakannya secara langsung kepada mu. Seorang pria/cowok juga mengharapkan perhatian dan ungkapan kasih sayang dari kamu (wanita pujaannya). Mereka mengatakannya bukan dengan berkata, 'aku membutuhkanmu saat ini!' tapi lebih kepada, 'aku merasa bingung dan tidak tahu harus berbuat apa'. Pria juga butuh dipeluk dan dimanjakan, tapi hanya dalam kadar yang kecil. Mereka ingin tahu bahwa kamu (wanita pujaannya) sayang padanya.
Memberikan penghargaan (Dihargai)
Semua pria ingin dihargai. Bahkan terkadang ingin dihargai lebih daripada kalian (para wanita). Sedikit pujian atas hal-hal positif yang sudah mereka lakukannya, karena terkadang seorang pria termanjakan dengan kata-kata, pujilah mereka. Seorang pria/cowok juga butuh pujian lohh…. dari kekasihnya. Misalnya pujian terhadap penampilannya, sebab mereka juga ingin merasa diperhatian atau sekadar ucapan terima kasih saja sudah cukup untuk meningkatkan ego dalam dirinya agar lebih bersemangat dalam mengahadapi suatu masalah.
Member mereka Pengakuan (dianggap)
Seorang pria/cowok bukan hanya sekedar ingin diakui atau dianggap sebagai pacar, tapi juga pengakuan atas apa yang telah mereka perbuat untuk membahagiaan dirimu (para wanita). Bahkan untuk hal terkecil sekalipun. Tersenyumlah terhadapa apa yang telah mereka perbuat untuk membahagiakan kamu, berterima kasih dan katakan hal-hal yang sederhana yang mampu membuat mereka merasa tersanjung atas apa yang telah mereka lakukan terhadapmu, itu akan membuat seorang pria/cowok yang mencintaimu semakin bahagia dalm mencintai dan menjalin hubungan asmara dengan mu.
Memberikan mereka Pujian
siapa yang gak suka dipuji..? pujian yang tulus dari hati kekasih mampu membangkitkan rasa bahagia, percaya diri seorang pria/cowok. Pada umumnya para wanita jarang memuji kekasihnya (seorang pria/cowok), entah kenapa..? mungkin karena merasa gengsi atau merasa malu, padahal pasangannya sendiri. Kalau saja para wanita ingin sedikit mengabaikan rasa malu atau gengsinya untuk memuji seorang pria/ kekasihnya, itu akan berdampak positif didalam suatu hubungan yang membuatkan hubungan asmara lebih langgeng.
Nahhh, mungkin hanya segitu yang saya ketahui tentang apa yang seorang pria/cowok ingikan dari pasangannya, terutama kamu (para wanita). Jangan sia-sia kan mereka yang telah sangat mencintaimu. Tulisan ini juga aku perbuatkan semata bermaksud untuk mengingatkan kekasih ku, bukan ingin menjadikan ia jadi apa yang diinginkan, lakukanlah apa yang ingin kamu lakukan, karena seorang yang sangat mencintai takkan mengikat dan merubah kekasih yang dicintainya menjadi apa yang dia inginkan, karena kalau ia merubah kekasihnya untuk menjadi seperti apa yang dia inginkan, maka tak lain dia ingin mencintai dirinya sendiri, tanpa menghargai adanya perbedaan, sebab perbedaanlah yang menyatuh, memberikan kekuatan bagi cinta.
mungkin apa yang aku bisukan didalam diriku terhadapmu, dan apa yang tak mampu ku utarakan, itu semata hanya mengharapkan sedikit air untuk melepas rasa dahaga dalam asmaraku.
Atas perhatiannya yang telah sudih untuk membaca artikel kecil tentang apa yang diharapkan seorag pria terhadap kekasih hati/wanita pujaannya ini, saya ucapkan banyak terima kasih, jika ada kesalahan kata, atau ucapan yang menyinggung pihak pembaca, saya mohon maaf. Saran dan keritikannya sangat saya harapakan, karena penulisan artikel kecil ini jauh dari sempurna. Hanya karena ada pembaca yang sudih memberinya kritikan dan saranlah yang membuat artikel ini sempurna.
Ini sebuah fakta, bukan rekayasa atau pengakuan diri semata, berapa waktu laluh. Aku heran dengan setiap perkataan wanita, bahwa seorang wanita ingin dimengerti, ingin disayangi, ingin dipahami, ingin deperhatikan, ingin merasa yaman, dan terlindungi dari kekasihnya. lantas dalam benak ku bertanya, apakah hanya wanita saja yang menginginkan demikian, seorang pria/cowok tidak sama sekali membutuhkan hal tersebut.
Dari sanalah aku mulai ingin tahu apa yang diharapkan seorang pria dari kekasih hatinya, karena aku juga sorang lelaki/pria, aku juga merasa banyak harapan yang dinginkan dari kekasih hati, yang tak perna terungkapkan sama sekali, bukan tak punya nyali untuk menyampaikan hal tersebut, tapi rasanya terlaluh sulit untuk mengatakan apa yang diri kita inginkan dari seorang kekasih, berharap dan berharap, seorang kekasih mengerti akan kemauan seorang pria, tapi itu hanya jadi ilusi bagi banyak kalangan pria/cowok. eeetttttss biar gak salah tanggap, ini hanya penelitian secara persuasif dengan teman-teman pria/cowok, dan ingin memenuhi keingin tahuan diri saya terhadap diri saya sendiri.
didalam suatu hubungan, kebahagian dan kepuasan suatu emosianal diri sangat menjadi peran utama dalam membangun hubungan yang penuh aroma romantisme, dan untuk memperkuat pertahanan hubungan tersebut kita diharukan berpegang tegu kepada setiap keyakinan masing-masing, saling percaya, jadi dinding pelindung agar hubungan tetap utuh, memang sulit untuk mempercayai seseorang, tapi itu adalah kunci utama nya didalam hubungan yang menginginkan hubungannya terus berumur. Namun menurut pria/cowok untuk membahagiakan seorang kekasih/wanita itu terlalu sulit, karena mereka selalu mengatakan “ wanita itu ingin dimengerti”. Tapi selalu kesulitan untuk diri seorang pria/cowok mengatakan apa yang dia inginkan, bahwa pria/ cowok juga menginginkan demikian.
Ya…. Daridapa saya menceloteh yang gak terlalu bermanfaat dari tadi, lebih baik saya langsung saja menguraikan apa sihc yang diinginkan seorang pria dari kekasih hati atau seorang wanita….?
Ini saya ceritakan sedikit pengalaman saya dalam mempertanyakan sedikit pertanyaan kepada teman saya yang sudah menikah, pertanyaannya adalah :
Apa yang membuat kamu tertarik kepada pasangan kamu, sehingga kamu menjadikannya istri bagi dirimu…?
Dan kawan saya pun menjawab dengan singkat, “dia mengerti dan memahami diriku, kapan aku menginginkannya, kapan aku tidak menginginkan sesuatu didekatku, ia tahu, ia sering menasehatiku sebelum kami menikah, ia sering memanjakanku dengan suatu ucapan yang membuat ku semangat, menjadikanku termotivasi dalam menghadapi hidup, dan juga ia bisa membuatkanku membahagiakan dirinya, padahal aku terkadang tidak begitu yakin mampu membahagiakan dirinya disampingku, tapi ia bahagia didekatku. Aku sangat mencintainya, itulah kenapa aku menjadikannya istri bagi diriku.
Laluh saya bertanya lagi “apakah pemberian cincin yang melingkar jari manis mu memberikan kebahagian dalam hidupmu…?
Iya menjawab “Iya” ciincin ini memberikanku kebahagian dalam mengikatku, tapi itu hanya sebagian kecil daripada perhatian dan mengertinya istriku terhadap diriku. Karena cincin ini hanya sebuah symbol yang memberikanku gelar bahwa aku telah sudah menikah, dan aku bahagia bahwa ia yang telah memasangkannya dijari ini.
Itu suatu pernyataan dan jawaban dari seorang teman saya yang sudah menikah, lantas bagaimana dengan yang belum menikah, dan masih menjalani hubungan asmaranya sebagai ikatan kekasih, apa yang diinginkan mereka dari kekasih hati/wanita pujaannya….?
Dari sekian banyak saya ajukan pertanyaan terhadap teman cowok/pria tentang apa yang mereka inginkan dari pasangan/kekasih hati/wanita pujaannya. Yang tidak perna tertinggal dari jawaban mereka adalah ingin diperhatikan, dipedulikan, dihargai, dan dianggap. Nahhhh, dalam tanggapan saya tentang hal ini berarti yang diharapkan banyak wanita dari seorang pria, tidak ada bedanya juga dengan apa yang diinginkan pria dari wanita/ kekasihnya. Hanya saja dokrin seorang wanita lebih banyak masuk kealam fikiran pria, sehingga seorang pria terkadang merasa enggan untuk mengatakan apa yang mereka inginkan.
Khusus untuk para wanita, tanpa terkecuali. Jika telah membaca artikel kecil ini, yang mungkiin tak sama sekali ada harganya dibandingkan dengan buku-buku lain yang telah beredar. Namun yang saya harapkan pada wanita, hargailah kekasih mu, dan buatlah ia merasa semakin bahagia karena mencintaimu. Ia yang telah mencintaimu tidak cukup bahagia dengan cintanya sendiri tanpa ada perhatian, dan kepedulian kamu dalam memanjakannya. Dan tolong digaris bawahi arti manja yang saya maksud, bukan manjaan dengan belaian tanganmu, bukan manjaan dengan kehadiranmu, bukan juga manjaan kecupanmu. Tapi manjakanlah mereka dengan kata-kata dari hatimu, yang bisa mampu membuat ia bergairah dalam menghadapi sulitnya kesulitan mereka, dan mereka hanya butuh itu untuk memotivasi semangatnya dalam berjalan.
Seorang pria/cowok tidak membutuhkan hadia berupa benda, materi ataupun yang bernilai wahhhh dimata mereka yang melihanya. dan perlu diingat ROMANTIS itu terkadang bukan berupa kecupan, pelukan, dekapan, dan bukan juga tebaran bunga yang menghiasi diseruh taman. Mereka (seorang pria) hanya menginginkan hal-hal yang sederhana yang terkadang kaum wanita merasa malu untuk melakukannya, padahal hanya sekedar memberinya perhatian disetiap hari, dan perlakuan yang bersifat menunjang emosional dirinya (motivasi), sudah cukup romantis untuk mereka perolehkan.
Yang saya simpulkan dari berbagai jawaban dari apa yang mereka (pria) utarakan tentang apa yang mereka harapkan dari kekasih/ wanita pujaannya adalah sebentuk perhatian, dihargai, dianggap atau pengakuan, dan juga pujian atas dirinya.
Dan itulah yang dinginkan pria, yang terkadang tak perna sanggup mereka katakan pada pasangannya lantaran takut untuk menyakiti hati kekasihnya, lalu mereka simpan dalam-dalam didalam kesunyiannya (didalam kebisuannya). Untukmu para wanita, bacalah tentang hal ini :
Memberikan Perhatian terhadap pasanganmu
Jangan kira seorang pria/cowok gak suka diperhatikan, dimarah-marahi, atau dicereweti kekasihnya. Meskipun mereka gak mengatakannya secara langsung kepada mu. Seorang pria/cowok juga mengharapkan perhatian dan ungkapan kasih sayang dari kamu (wanita pujaannya). Mereka mengatakannya bukan dengan berkata, 'aku membutuhkanmu saat ini!' tapi lebih kepada, 'aku merasa bingung dan tidak tahu harus berbuat apa'. Pria juga butuh dipeluk dan dimanjakan, tapi hanya dalam kadar yang kecil. Mereka ingin tahu bahwa kamu (wanita pujaannya) sayang padanya.
Memberikan penghargaan (Dihargai)
Semua pria ingin dihargai. Bahkan terkadang ingin dihargai lebih daripada kalian (para wanita). Sedikit pujian atas hal-hal positif yang sudah mereka lakukannya, karena terkadang seorang pria termanjakan dengan kata-kata, pujilah mereka. Seorang pria/cowok juga butuh pujian lohh…. dari kekasihnya. Misalnya pujian terhadap penampilannya, sebab mereka juga ingin merasa diperhatian atau sekadar ucapan terima kasih saja sudah cukup untuk meningkatkan ego dalam dirinya agar lebih bersemangat dalam mengahadapi suatu masalah.
Member mereka Pengakuan (dianggap)
Seorang pria/cowok bukan hanya sekedar ingin diakui atau dianggap sebagai pacar, tapi juga pengakuan atas apa yang telah mereka perbuat untuk membahagiaan dirimu (para wanita). Bahkan untuk hal terkecil sekalipun. Tersenyumlah terhadapa apa yang telah mereka perbuat untuk membahagiakan kamu, berterima kasih dan katakan hal-hal yang sederhana yang mampu membuat mereka merasa tersanjung atas apa yang telah mereka lakukan terhadapmu, itu akan membuat seorang pria/cowok yang mencintaimu semakin bahagia dalm mencintai dan menjalin hubungan asmara dengan mu.
Memberikan mereka Pujian
siapa yang gak suka dipuji..? pujian yang tulus dari hati kekasih mampu membangkitkan rasa bahagia, percaya diri seorang pria/cowok. Pada umumnya para wanita jarang memuji kekasihnya (seorang pria/cowok), entah kenapa..? mungkin karena merasa gengsi atau merasa malu, padahal pasangannya sendiri. Kalau saja para wanita ingin sedikit mengabaikan rasa malu atau gengsinya untuk memuji seorang pria/ kekasihnya, itu akan berdampak positif didalam suatu hubungan yang membuatkan hubungan asmara lebih langgeng.
Nahhh, mungkin hanya segitu yang saya ketahui tentang apa yang seorang pria/cowok ingikan dari pasangannya, terutama kamu (para wanita). Jangan sia-sia kan mereka yang telah sangat mencintaimu. Tulisan ini juga aku perbuatkan semata bermaksud untuk mengingatkan kekasih ku, bukan ingin menjadikan ia jadi apa yang diinginkan, lakukanlah apa yang ingin kamu lakukan, karena seorang yang sangat mencintai takkan mengikat dan merubah kekasih yang dicintainya menjadi apa yang dia inginkan, karena kalau ia merubah kekasihnya untuk menjadi seperti apa yang dia inginkan, maka tak lain dia ingin mencintai dirinya sendiri, tanpa menghargai adanya perbedaan, sebab perbedaanlah yang menyatuh, memberikan kekuatan bagi cinta.
mungkin apa yang aku bisukan didalam diriku terhadapmu, dan apa yang tak mampu ku utarakan, itu semata hanya mengharapkan sedikit air untuk melepas rasa dahaga dalam asmaraku.
Atas perhatiannya yang telah sudih untuk membaca artikel kecil tentang apa yang diharapkan seorag pria terhadap kekasih hati/wanita pujaannya ini, saya ucapkan banyak terima kasih, jika ada kesalahan kata, atau ucapan yang menyinggung pihak pembaca, saya mohon maaf. Saran dan keritikannya sangat saya harapakan, karena penulisan artikel kecil ini jauh dari sempurna. Hanya karena ada pembaca yang sudih memberinya kritikan dan saranlah yang membuat artikel ini sempurna.
Terima kasih untuk pembaca.
Medan, 31 Oktober 2013
Salam hormat,
Penulis
Adhie be’i
Bercumbuh Dengan Kata
kan semua itu bagian dari sekian pertanda
bahwa engkau selalu ada bersama ku,
bahwa aku selalu memikirkanmu.
pertanda juga bahwa aku sangat merindukanmu.
aku ingin jadi tinta
yang kau goreskan dalam lembaran hati
yang setiap uraian kata adalah wujud dari sentuhan cinta.
setiap kata yang ku tulis adalah engkau
sebentuk ukiran dari alam gaib
entah dari mana dan kapan datangnya
bagaikan mimpi di alam tidur
namun kau hadir serasa nyata adanya
membawa bayang menyemat cinta
memberiku cumbu hanya dengan kata
aku tahu engkau takut...
bukan takut karena engkau akan bosan,
tapi takut aku akan hilang dari kebosananmu.
aku sangat mencintaimu,
mungkin itu sudah sering kau dengar,
bahkan telah muaak....
aku sama sepertimu
satu hati lain jiwa
penatku juga ada rasa bosan
namun kebosananku
takkan melumpuhkan senandung rindu yang kian terpacu.
bila ketakutanku boleh dibandingkan
rasa takut ku lebih dari ketakutanmu
jika kehilangan kedua mata
tak ku hiraukan
daripada aku kehilangan dirimu.
kesetiaanku bukan karena aku sangat mencintaimu
namun kesetiaanku ada
karena engkau yang selalu sabar menunggu hadir ku.
terima kasih cinta,
engkau yang membahagiakanku.
Oleh : Adhie Be'i
12 Oktober 2013 / 16:15
Di_
Rental Amiranet
bahwa engkau selalu ada bersama ku,
bahwa aku selalu memikirkanmu.
pertanda juga bahwa aku sangat merindukanmu.
aku ingin jadi tinta
yang kau goreskan dalam lembaran hati
yang setiap uraian kata adalah wujud dari sentuhan cinta.
setiap kata yang ku tulis adalah engkau
sebentuk ukiran dari alam gaib
entah dari mana dan kapan datangnya
bagaikan mimpi di alam tidur
namun kau hadir serasa nyata adanya
membawa bayang menyemat cinta
memberiku cumbu hanya dengan kata
aku tahu engkau takut...
bukan takut karena engkau akan bosan,
tapi takut aku akan hilang dari kebosananmu.
aku sangat mencintaimu,
mungkin itu sudah sering kau dengar,
bahkan telah muaak....
aku sama sepertimu
satu hati lain jiwa
penatku juga ada rasa bosan
namun kebosananku
takkan melumpuhkan senandung rindu yang kian terpacu.
bila ketakutanku boleh dibandingkan
rasa takut ku lebih dari ketakutanmu
jika kehilangan kedua mata
tak ku hiraukan
daripada aku kehilangan dirimu.
kesetiaanku bukan karena aku sangat mencintaimu
namun kesetiaanku ada
karena engkau yang selalu sabar menunggu hadir ku.
terima kasih cinta,
engkau yang membahagiakanku.
Oleh : Adhie Be'i
12 Oktober 2013 / 16:15
Di_
Rental Amiranet
Tak Putus Dalam Setia
Ikhlasku menunggu
Seribu tahun lagi
Tapi benarkah hidup akan selamanya.
Biar kembali dari ada ke tiada lagi,
Harapku tak putus dalam setia.
Ikhlasku mengejar
Seribu jarak jalan terjal lagi,
Tapi benarkah tapak ini akan tahan sepanjang waktu.
Biar air tak mengalir lagi
Tenanglah wahai gelombang,
Aku masih setia tuk menanti.
Duhai kasih harapan jiwa
Adakah dirimu yakin ini cinta
Adakah dirimu pasti ini untuk selamanya.
Seribu tahun lagi
Tapi benarkah hidup akan selamanya.
Biar kembali dari ada ke tiada lagi,
Harapku tak putus dalam setia.
Ikhlasku mengejar
Seribu jarak jalan terjal lagi,
Tapi benarkah tapak ini akan tahan sepanjang waktu.
Biar air tak mengalir lagi
Tenanglah wahai gelombang,
Aku masih setia tuk menanti.
Duhai kasih harapan jiwa
Adakah dirimu yakin ini cinta
Adakah dirimu pasti ini untuk selamanya.
Puisiku Telah Berkumandang
Di hari lain,
Di tempat yang lain.
Kamu memilih yang lain,
Dihari ke hari, diwaktu ke waktu.
Aku akan menulis puisi tentang kenapa aku sedih.
Aku sangat muak tentang ini semua,
Aku rindu merasa senang, aku disisi merasa bahagia.
Jika seseorang tahu jalan keluar dari sakit hati,
Jangan lama tuk memberitahu.
Mereka mengatakan padaku “Kau akan baik-baik saja”,
Dan tersenyum tepat pada ku.
Mereka berpikir, Ya benar,
Mungkin itu yang harus aku lakukan.
Namun, mereka tak tahu apa yang aku alami.
Apakah engkau tahu bagaimana rasanya merasa,
seperti engkau harus menggaruk matamu saat ingin keluar,
Hanya saja engkau tak bisa melihatnya dengan jelas.
Ketika aku menulis kata-kata ini,
nafas ku diisi dengan mendesah, tersendat dalam hati.
Karena mereka mengingatkanku padamu,
Aku perlahan-lahan mulai menangis,
Airmata mulai keluar berjatuhan.
Ini tidak adil,
Ini perasaan yang meninggalkan aku telanjang.
Ini tidak adil bahwa aku kehilangan dirimu,
bahkan dirimu tak ingin peduli.
Engkau membuat semuanya jelas,
Ketika engkau membiarkan giliran duniaku gelap.
Aku menatap beda pada semua orang,
Pada hatiku, kau meninggalkan tanda,
Membekas yang teramat dalam.
Puisiku telah berkumandang, perasaan ku telah diberitahu.
Aku harap engkau ingat kata-kata ku,
Dihari-harimu berwarna abu-abu
Dan dihari-hari tua mu nanti.
Di tempat yang lain.
Kamu memilih yang lain,
Dihari ke hari, diwaktu ke waktu.
Aku akan menulis puisi tentang kenapa aku sedih.
Aku sangat muak tentang ini semua,
Aku rindu merasa senang, aku disisi merasa bahagia.
Jika seseorang tahu jalan keluar dari sakit hati,
Jangan lama tuk memberitahu.
Mereka mengatakan padaku “Kau akan baik-baik saja”,
Dan tersenyum tepat pada ku.
Mereka berpikir, Ya benar,
Mungkin itu yang harus aku lakukan.
Namun, mereka tak tahu apa yang aku alami.
Apakah engkau tahu bagaimana rasanya merasa,
seperti engkau harus menggaruk matamu saat ingin keluar,
Hanya saja engkau tak bisa melihatnya dengan jelas.
Ketika aku menulis kata-kata ini,
nafas ku diisi dengan mendesah, tersendat dalam hati.
Karena mereka mengingatkanku padamu,
Aku perlahan-lahan mulai menangis,
Airmata mulai keluar berjatuhan.
Ini tidak adil,
Ini perasaan yang meninggalkan aku telanjang.
Ini tidak adil bahwa aku kehilangan dirimu,
bahkan dirimu tak ingin peduli.
Engkau membuat semuanya jelas,
Ketika engkau membiarkan giliran duniaku gelap.
Aku menatap beda pada semua orang,
Pada hatiku, kau meninggalkan tanda,
Membekas yang teramat dalam.
Puisiku telah berkumandang, perasaan ku telah diberitahu.
Aku harap engkau ingat kata-kata ku,
Dihari-harimu berwarna abu-abu
Dan dihari-hari tua mu nanti.
Wahai Halamanku
Aku seperti bunga yang diantara ada seperti tak ada,
Ketulusanku terabaikan,
Wangiku memang tak harum seperti bunga yang ada,tapi,
Aku ingin mengharumkannya didalam sebuah halamanmu.
Akar ku yang tak kuat berkeinginan untuk tumbuh,
Demi mengindahkan halamamu
Tapi kenapa keberadaanku seperti tak ada dan tak dianggap,
Aku tercampak tak dipedulikan.
Niatku tuk saling mengindahkan, diabaikan olehmu,
Tak perna kau perdulikan.
Wahai halamanku...
Jangankan kau menyentuh daun, menggenggam akarku,
Melihat dan melirikpun kau tak perna.
Aku bunga tak dikehendaki tumbuh dihalamanmu,
Aku tak perna disiram air ketulusan mu,
Wahai halamanku...
Aku layu dan sakit tanpamu,
Dengarkah engkau jeritan ranting ranting ku yang patah dan rapuh ini,
Wahai halamanku.....
Lihat aku disini, penuh kerapuhan.
Aku berharap adanya hujan turun menyirami akar
Dedaunanku yang sudah kering kehausan.
masih adakah sedikit air untuk akar ku yang rapuh
Kesakitan akan cengkraman tanah yang menjepitku.
Wahai halamanku...
Aku lemah, layu tanpa perawatanmu,
Teteslah sedikit air keheningan darimu,
Agar aku dapat bertahan menghantar wangi bungaku,
Wanginya memang tak seharum yang engkau kehendaki
Namun, sari ku tulus mencintai
Wahai halamanku.
Ketulusanku terabaikan,
Wangiku memang tak harum seperti bunga yang ada,tapi,
Aku ingin mengharumkannya didalam sebuah halamanmu.
Akar ku yang tak kuat berkeinginan untuk tumbuh,
Demi mengindahkan halamamu
Tapi kenapa keberadaanku seperti tak ada dan tak dianggap,
Aku tercampak tak dipedulikan.
Niatku tuk saling mengindahkan, diabaikan olehmu,
Tak perna kau perdulikan.
Wahai halamanku...
Jangankan kau menyentuh daun, menggenggam akarku,
Melihat dan melirikpun kau tak perna.
Aku bunga tak dikehendaki tumbuh dihalamanmu,
Aku tak perna disiram air ketulusan mu,
Wahai halamanku...
Aku layu dan sakit tanpamu,
Dengarkah engkau jeritan ranting ranting ku yang patah dan rapuh ini,
Wahai halamanku.....
Lihat aku disini, penuh kerapuhan.
Aku berharap adanya hujan turun menyirami akar
Dedaunanku yang sudah kering kehausan.
masih adakah sedikit air untuk akar ku yang rapuh
Kesakitan akan cengkraman tanah yang menjepitku.
Wahai halamanku...
Aku lemah, layu tanpa perawatanmu,
Teteslah sedikit air keheningan darimu,
Agar aku dapat bertahan menghantar wangi bungaku,
Wanginya memang tak seharum yang engkau kehendaki
Namun, sari ku tulus mencintai
Wahai halamanku.
Jiwa Yang Terpendam
Hanya amarah berguncang dalam jiwah
Mengalir emosional tertuang bagaikan darah
Detak jantungku hentikan nafas
Denyut hati menuai dalam rasa,
Mulutku terbungkam mendengar sejarah perjuanganmu
Telingahku bergetar mendengar retorika yang kau sampaikan
Mataku berbinar-binar melihat semangat terpancar diwajahmu,
Tapi hatiku, terkoyak kesakitan
Menjerit tangis karena kepedihan,
Sajak-sajak yang kau gunakan menghancurkan fikiranku
Kata-kata dalam alur ceritamu meremukan hati.
Mungkin menurut kau benar, dan syah-syah saja
Atas kebohongan yang kau takbirkan
Manipulasi sejarah diri yang engkau kobarkan
Tak ada yang salah, Itu kreasimu,
Itu gaya pemikiranmu,.....
Aku tahu engkau mencobah jadi percikkan api,
Memberikan semangat pada jiwa yang gelap
Namun hati, jiwah, dan fikiran ini
Menentang keras apa yang kau sampaikan
Tak bisa hatiku menerimanya dengan ikhlas,
Kebohonganmu kalah pada hati yang jujur,
Jiwa yang terpendam, dan
Kepada fikiran yang selalu berakal.
Mengalir emosional tertuang bagaikan darah
Detak jantungku hentikan nafas
Denyut hati menuai dalam rasa,
Mulutku terbungkam mendengar sejarah perjuanganmu
Telingahku bergetar mendengar retorika yang kau sampaikan
Mataku berbinar-binar melihat semangat terpancar diwajahmu,
Tapi hatiku, terkoyak kesakitan
Menjerit tangis karena kepedihan,
Sajak-sajak yang kau gunakan menghancurkan fikiranku
Kata-kata dalam alur ceritamu meremukan hati.
Mungkin menurut kau benar, dan syah-syah saja
Atas kebohongan yang kau takbirkan
Manipulasi sejarah diri yang engkau kobarkan
Tak ada yang salah, Itu kreasimu,
Itu gaya pemikiranmu,.....
Aku tahu engkau mencobah jadi percikkan api,
Memberikan semangat pada jiwa yang gelap
Namun hati, jiwah, dan fikiran ini
Menentang keras apa yang kau sampaikan
Tak bisa hatiku menerimanya dengan ikhlas,
Kebohonganmu kalah pada hati yang jujur,
Jiwa yang terpendam, dan
Kepada fikiran yang selalu berakal.
Mewarnai Ukirannya Sendiri
Dibalik kerudung berwarna polos,
Engkau tersenyum menyapa hujan.
Pesonamu indah mewarnai hari,
Namun engkau enggan menyambut mentari,
Hingga menghilang saat mentari mulai mengkabut.
Hati merasa sepi tiada penghuni,
Jiwa terasa sunyi tiada menghiasi
Hingga pelangi, mewarnai ukirannya sendiri.
Membiarkan rasa terhanyut,
Terjungkal pada terjangan sang ombak.
Mencoba mengikhlaskan hempasan lepas terjangan rasa,
Mungkin telah menjadi ketetapan sendiri dalam hati.
Sulit mungkin bagiku lepas dari sebuah genggaman,
Tapi apadaya, hasrat hanya jadi hayalan dalam mimpi.
Hanya bertahan dalam cekikan sebuah rasa.
Engkau tersenyum menyapa hujan.
Pesonamu indah mewarnai hari,
Namun engkau enggan menyambut mentari,
Hingga menghilang saat mentari mulai mengkabut.
Hati merasa sepi tiada penghuni,
Jiwa terasa sunyi tiada menghiasi
Hingga pelangi, mewarnai ukirannya sendiri.
Membiarkan rasa terhanyut,
Terjungkal pada terjangan sang ombak.
Mencoba mengikhlaskan hempasan lepas terjangan rasa,
Mungkin telah menjadi ketetapan sendiri dalam hati.
Sulit mungkin bagiku lepas dari sebuah genggaman,
Tapi apadaya, hasrat hanya jadi hayalan dalam mimpi.
Hanya bertahan dalam cekikan sebuah rasa.
Permata Dalam Hati, Emas Dalam Jiwa
Pagi hari, mentari telah bersinar,
Telah mengajakku bermain bersama imajinasi,
Mengingatmu menjadi penyambut senyum diawal hariku.
Aku tahu dan sangat aku sadari
Jika mimpi dan asahku hanya jadi ilusi keingananku sendiri,
Namun aku juga tahu dan sangat aku fahami
Tentang rasa yang berdenyut dihati.
Ini bukan rasa benciku kepadamu,
Bukan juga rasa kecewaku terhadap pilihanmu.
Ini rasa cintaku tuk mencintaimu,
Rasa rinduku tuk disisih dan memandangmu,
keinginanku ingin mendamping dan mendekapmu lebih lama,
Menjagamu adalah impian nyata yang ingin ku gapai.
Tak ada niat dalam hati melepaskanmu,
Namun ku coba terima jika kepergian itu adalah keinginan dari hatimu.
Biarlah aku menangis bersama airmata kekecewaan,
Biarlah aku sendiri disini memeluk bintang tanpa sinar.
Kau hadir membangunkan hari,
Kau datang membuatku terjaga bersama bayang bayang dalam indahnya mimpi.
Aku seakan ingin marah pada alam yang telah memisahkan jarak,
Menghancurkan waktuku bersamamu.
Lebur menciptakan rindu dalam kehampaan jiwa.
Aku ingin berada diatas gunung di alam yang sunyi, ditempat yang tertinggi,
Berteriak sekuat suara guna memanggil namamu dalam kerinduan hati.
Engkau keindahan dalam hidupku,
Permata dalam hati, emas dalam jiwa,
Berlian saat cahaya memeluk dan menyinarimu.
Namun, engkau telah menjauh,
Jauh pergi meninggalkan jejak,
Membiarkan ku sendiri didalam ruang kerinduan.
Tiada cahaya, tiada sinar,
Bersama gelap kau biarkan aku sendiri
Berdiri bersama kenangan masalaluh.
Telah mengajakku bermain bersama imajinasi,
Mengingatmu menjadi penyambut senyum diawal hariku.
Aku tahu dan sangat aku sadari
Jika mimpi dan asahku hanya jadi ilusi keingananku sendiri,
Namun aku juga tahu dan sangat aku fahami
Tentang rasa yang berdenyut dihati.
Ini bukan rasa benciku kepadamu,
Bukan juga rasa kecewaku terhadap pilihanmu.
Ini rasa cintaku tuk mencintaimu,
Rasa rinduku tuk disisih dan memandangmu,
keinginanku ingin mendamping dan mendekapmu lebih lama,
Menjagamu adalah impian nyata yang ingin ku gapai.
Tak ada niat dalam hati melepaskanmu,
Namun ku coba terima jika kepergian itu adalah keinginan dari hatimu.
Biarlah aku menangis bersama airmata kekecewaan,
Biarlah aku sendiri disini memeluk bintang tanpa sinar.
Kau hadir membangunkan hari,
Kau datang membuatku terjaga bersama bayang bayang dalam indahnya mimpi.
Aku seakan ingin marah pada alam yang telah memisahkan jarak,
Menghancurkan waktuku bersamamu.
Lebur menciptakan rindu dalam kehampaan jiwa.
Aku ingin berada diatas gunung di alam yang sunyi, ditempat yang tertinggi,
Berteriak sekuat suara guna memanggil namamu dalam kerinduan hati.
Engkau keindahan dalam hidupku,
Permata dalam hati, emas dalam jiwa,
Berlian saat cahaya memeluk dan menyinarimu.
Namun, engkau telah menjauh,
Jauh pergi meninggalkan jejak,
Membiarkan ku sendiri didalam ruang kerinduan.
Tiada cahaya, tiada sinar,
Bersama gelap kau biarkan aku sendiri
Berdiri bersama kenangan masalaluh.
Subscribe to:
Comments (Atom)