DALAM PENGAWASAN
Menangislah....
sampai airmata derai kehabisan
sampai duka terhanyut menghilang
Tertawalah....
saat senang mendekap,
saat bahagia memberimu arti,
sampai perut melilit penuh kesakitan.
Berteriaklah wahai suara...
teriakkan sekuat-kuatnya,
sampai tenggorokanmu kering tak berliur
sampai halilintar kalah ketakutan
akuingin mendengar mu,
mendengar suara dari lisan jiwa.
Aku melihat keheningan pada waja manismu,
aku mendengar kabar merintih kesakitan.
aku tahu...
aku tahu kau takut....!
aku tahu kau lemah....!!
bahkan...
aku lebih tahu kau tak sanggup.
Bukan aku tega...
bukan aku tak mengerti,
bukan juga aku membela diri
tapi kau dalam pengawasanku.
lihat aku disini..
apakah kau memanggilku
apakah kau memelukku
dan kembali kepadaku.
Aku ingin melihatmu,
saat kau menangis karena duka
saat kau tertawa, karena bahagia
saat kau berteriak, karena marah
saat kau hening, karena masalah
dan aku ingin melihatmu
apakah kau menoleh ku dalam keadaanmu
apakah kau mendekapku penuh sujud kesyukuran
atau....
mala berpaling mengabaikanku
menganggap hadir ku tak ada,
tiada pelindung bagi kehidupan mu.
Medan, 26 February 2014
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment