Aku Masih Mencintai Mu


Engkau jauh disana,
Jauh dipenghujung alam sana,
Mungkinkah kita kan bertemu lagi,
Dihari lain, diwaktu lain, ditempat yang sama,
Menjalin hubunngan yang kini sempat terhenti.

Aku mencintaimu,
Itu dari duluh selaluh ada dalam hatiku,
Selaluh ku simpan, ku pegang,
Menjadi penerang jiwa usang nan lesuh ini.

Aku masih mencintaimu,
Saat ini, hari esok, dan sampai waktu yang kan menjemputku pergi nanti,
Aku tahu cerita itu menyakitkan penerimaanku,
Aku juga tahu nada yang kau sampaikan itu
Telah membunuh disetiap hari-hari bahagiaku.

Aku sadar diri ini tak perna membuatmu bahagia
Tak perna bisa menjadi seperti apa yang kau inginkan,
Aku telah mencobanya, namun aku gagal, dan gagal lagi,
Hatiku cukup tersiksa tentang hal itu,
Cukup menyalahkan dirinya sendiri
Mungkin itu kebodohan dalam cinta ini
Karena tak mampu melihat apa yang kau inginkan.

Aku sempat membencimu, membenci diriku sendiri,
Aku juga sempat ingin berlari
Pergi jauh membuang perasaan ini,
Tapi hati tetap bersamamu,
Tetap mencintaimu
Walau aku tahu penolakan saat itu sangat menyakitkan bagiku,
Membuat rabun hati dari penerangnya,
Mungkinkah kita akan bersama lagi,
Dihari esok, dihari nanti, hingga disaat nafasku kan terhenti.

Aku mencintaimu
Itu perkataan tulusku,
Aku merinduhkanmu
Itu ucapan ketika aku terus mengingatmu,
Aku ingin kembali dan selaluh bersamamu
Itu lantunan disetiap doa dengan pengharapan,
Kau akan kembali.

Aku mungkin tak ada artinya bagimu,
Bunga yang tak perna diharapkan untuk tumbuh,
Mungkin juga aku tak terkenangkan,
Namun perluh engkau ketahui,
Bahwa dirimu selalu istimewa dihatiku.

Tangan ini mungkin jauh dari sampai
Berjabat serta memelukmu disana
Tapi tidak jiwa mu, yang selalu ada dalam dekapan hati.
Cintamu telah mencengkramkan akarnya
Hingga kedalam benakku yang terdalam
Rinduhku selalu ada bersama mu,
Hidup bersama penantianku.


No comments:

Post a Comment